Praktik e-hospital untuk Meningkatkan Kepatuhan Dokter Terhadap Formularium Rumah Sakit dan Membantu Praktek Farmasi Klinik

Patient safety didefinisikan sebagai bebas dari cedera aksidental atau menghindari cedera pasien akibat tindakan pelayanan. (Zorab, 2002) Farmasi  klinik didefinisikan sebagai segala aktifitas yang dilakukan seorang farmasis  untuk mencapai terapi obat yang rasional (rational drug therapy) yang aman, tepat dan cost effective. Kunci utamanya adalah pemantauan terapi obat yang bertujuan mengoptimalkan terapi dan meminimalkan efek obat yang tidak diinginkan (adverse effect). Dengan paradigma Pharmaceutical care, farmasis juga mendapat tugas tambahan untuk memastiakn bahwa terapi yang diberikan sesuai yang diinginkan penderita. Pharmaceutical care menurut Hepler dan Strand (1990) adalah tanggung jawab pemberian terapi obat yang bertujuan untuk mencapai outcome yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita (Seto,dkk,2004)

Patient safety melibatkan system operational dan proses pelayanan yang meminimalkan kemungkinan adverse event / error dan memaksimalkan langkah-langkah penanganan bila eror terjadi. Upaya untuk meningkatkan patient safety adalah dengan pengembangan system untuk identifikasi dan pelaporan resiko dan penggunaan teknologi informasi serta upaya perbahan kultur organisasi.

Lebih dari 50% dokter di Kanada telah menggunakan aplikasi medis PDA. Aplikasi tersebut sangat mendukung system informasi klinik yang dapat berisi informasi referensi obat, referensi klinis, interaksi obat dan protap rumah sakit. Aplikasi tersebut sangat memudahkan mobilitas tenaga kesehatan karena ada yang berbentuk e-book / e-text (pdf, pdb, doc, html) Aplikasi perangkat lunak PDA: khusus ( kalkulator medis, basis data, info jurnal), dan umum (pembaca e-book, penampil gambar, perambah/ browser). PDA di bidang medis berguna dalam hal pemetaan, GPS (Global Positioning System), e- Prescribing dan mengurangi medication eror.(Iswara, 2007)

Beberapa rumah sakit di Indonesia telah mempergunakan aplikasi e-hospitaly secara menyeluruh, sebagai contoh adalah Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). RSPI telah mengimplementasikan Vesalius-software yang diproduksi pengembang asal Malaysia, Nova MSC. Adapun untuk aplikasi keuangan menggunakan Oracle finance. Aplikasi vesalius, mempunyai dua modul utama yaitu Hospital Information System (HIS) dan Clinical Information System (CIS) HIS mencakup modul-modul administrasi pasien dan dokter, farmasi, system biling dan kasir purchasing, inventory, medical record tacking, system informasi laboratorium dan radiology serta meal order. Sementara CIS merupakan modul yang mengcover seluruh proses klinis baik inpatient maupun outpatient. Lebih lengkapnya, CIS mencakup modul-modul: Outpatient clinical Management (terdiri dari order management, electronic medical record/EMR, prescription dan Medical alerts) serta Inpatient clinical management. Semua modul tersebut akan bertumpu dan harus terintegrasi dengan EMR. Di luar aplikasi itu RSPI juga mengimplementasikan TB Views yang digunakan untuk melihat dan menganalisa performa rumah sakit dari sisi manajerial dan financial.(BS, Mohammad,2007)

Sedangkan RSIB (RS Internasional Bintaro) menerapkan tiga aplikasi utama yang saling terkait. Pertama, Medtrak, merupakan aplikasi yang diproduksi TrackHealth Pty. Ltd., Australia, dengan modul-modul:outpatient management, inpatiet management, Clinical management, pharmacy management, Stock management, Diet Management, Operating Theatre, Resource Management, Administration Discharge & Transfer, order management dan billing system. Aplikasi kedua adalah Labtrak, aplikasi ini menyediakan fungsi (modul) Laboratory Information System. Aplikasi ketiga Prodogious buatan MTech Private Ltd, India, yang menyediakan funsi (modul) : financial & Acounting System, Purchase order, Good Receiving, Fixed Asset Management dan Doctors Fee. Di luar ketiga aplikasi utama, RSIB juga memiliki aplikasi yang digunakan untuk keperluan internal management antara  lain : Attedance system, Payroll System (ABS), Telephone Management System (terintegrasi dengan Medtrak) Work Order System (Maintenance & TI dan system Dokumentasi ISO) (BS, Mohammad,2007)

RSIB belum mengimplementasikan rekam medis elektronik dan resep elektronik karena masalah hukum dan Change Management. Seperti diketahui Dokument MR dan resep yang diakui secara legal di Indonesia adalah dokumen hardcopy yang berisis tulisan tangan dokter. Selain itu, Medtrak sebenarnya juga memiliki fasilitas Computerized Physician Order entry sebagai pengganti resep dokter. .(BS, Mohammad,2007)

Penerapan e-hospitaly memang bias memberikan manfaat dalam hal peningkatan kinerja karyawan, efisiensi, efektifitas, keselamatan pasien dan peningkatan layanan masyarakat. Lebih lanjut e-hospitaly bisa dikembangkan untuk menambah kepatuhan dokter terhadap formularium rumah sakit, dengan Medtrack, computer akan memberikan warning jika dokter mengetikan obat yang tidak terdapat dalam formularium. Tentu saja hal ini harus diikuti dengan formularium elektronik (BS, Mohammad,2007)

Yang sangat penting adalah tantangan dalam Aplikasi medis PDA dalam hal memilih perangkat PDA yang tepat, dibutuhkan spesialisasi fungsi dan terintegrasi dengan system informasi rumah sakit (Iswara, 2007).Bates dan Gawande mengidentifikasi 3 faktor penghambat utama dalam penerapan teknologi informasi pada praktek farmasi klinik, yaitu hambatan financial, belum adanya standard an hambatan cultural dimana TI belum dipandang penting para tenaga kesehatan. Resep sukses suatu teknologi informasi untuk dapat meningkatkan mutu layanan kesehatan adalah dukungan cultural dan kesiapan semua pihak dalam organisasi pelayanan kesehatan(Bates & Gawande, 2003)

Pelayanan klinik akan selalu menempatkan pasien-pasien dalam resiko akibat tindakan medis. E-hospitaly berperan untuk meningkatkan kewaspadaan, pengelolaan kompleksitas masalah farmasi klinis dan meningkatkan kepatuhan dalam program pengobatan termasuk formularium rumah sakit.

2 thoughts on “Praktik e-hospital untuk Meningkatkan Kepatuhan Dokter Terhadap Formularium Rumah Sakit dan Membantu Praktek Farmasi Klinik

    • untuk aplikasi seperti yang disebutkan diatas bisa dalam Java yang sederhana, seperti yang dilakukan oleh rumah sakit Melia… untuk lebih jelasnya kerja sama saja sam ahli IT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s