BLUE OCEAN STRATEGY

RESUME DARI KULIAH TAMU PT. CENDO DI UGM JOGJAKARTA

Dasar dari blue ocean strategy yaitu: 1) pertumbuhan profit meningkat dengan resiko menurun, 2) industri yang saat ini belum ada, 3) Demand market yang belum termanfaatkan, 4) Pangsa pasar yang belum diketahui. Blue Ocean strategy merupakan suatu pendekatan sistematis yang membuat kompetisi irrelevant dan suatu framework penciptaan pasar yang tidak tersaingi.

RED OCEAN BLUE OCEAN
Bersaing pada pangsa pasar yang sama Pangsa pasar beda
Mengalahkan pesaing Belum ada pesaing
Trend off: servis naik, biaya naik Trend off : servis naik, biaya turun
Semua ditujukan untuk memilih differensiasi atau biaya rendah. Bisa dua-duanya, baik differensiasi maupun biaya rendah.
Value creation / addition : added Value inovation

Beda red Ocean dan blue ocean

Dalam PT. Cendo, hal tersebut diaplikasikan dalam teknologi minidose dimana sudah dipatenkan oleh PT. Cendo, untuk pemakaian 1 x 24 jam & tanpa bahan pengawet (di dunia internasional single use yang banyak kelemahan). 6 prinsip dalam blue ocean strategy : 1) min risk & max opportunity, 2) focus pada opportunity  dan bukan angka, 3) menjangkau melebihi demand yang sekarang karena ada skala risk dan bisnis risk, 4) membuat bisnis plan yang besar, 5) prinsip dalam  pelaksanaan, organisasi harus dibentuk/diarahkan untuk terjun dalam market yang belum terbentuk karena ada organizational ris., 6) membangun eksekusi dalam strategy karena ada management risk.

Canvas strategy: posisikan diri lalu tentukan ke market mana (atribut apa saja yang dijadikan pembeda dari produk yang sudah ada). Dari posisi awal: 1) apa yang perlu dikurangi, 2) apa yang perlu diciptakan, 3) apa yang perlu dihilangkan, 4) apa yang perlu ditingkatkan. Dalam konteks minidose cendo: 1) dihilangkan: kebocoran & sisa produk yang terbuang, 2) ditingkatkan: keamanan, kenyamanan, product mix, organisasi, 3) dikurangi: biaya terapi & iklan,4) diciptakan: teknologi tutup ulang yang tidak bocor, product servis, colour added, friendlyuser, aesthetic. How to define canvas strategy factor ? melalui 4 P marketing mix ditambah 3 P service mix: product, price, place, promotion, people, process, physical evidence. Akhirnya perlu perubahan paradigma dari kompetisi ke creating melalui penemuan alternative industri, menemukan strategi grup lain, menciptakan kelompok pembeli baru, Offering product & service, menciptakan pembeli fungsional & emosional, mengantisipasi apa yang ada di pasar dan menyesuaikan diri.

Terima kasih buat Arum Pratiwi dan Rosa yang duduk disampingku saat kuliah tamu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s