Very Small

Sesuatu yang kecil tengah menusuk, menyerang sendi diri, melambai, menarik tuk bercanda sampai ku terlena. Menari di atas panggung angan. Tenggelam dalam samudra lamunan.

Sampai kapan dia berlaku demikian? Membuat sakit tanpa tersadar. Meracuni keinsyafan.

Sampai kapan ku melayang? Sampai kapan ku tenggelam? Sampai kapan?

Dia yang sangat kecil memasuki kalbu. Begitu halus menyusup. Namun saat sampai tujuan, terciptalah keajaiban. Merubah benci, menampik segala ambisi. Kesedihan yang berganti rasa senang merayap perlahan, hingga timbul kehausan, gelisah yang mendalam dan tertutupnya akal sehatku.

Bukan! Dia bukanlah candu. Lebih dari itu, Dia juga bukan khamr.

Ya Allah, turunkanlah antibiotikmu. Tidak hanya menghilangkan simptom, seranglah pula penyebabnya, karena dia adalah virus yang melemahkan.

Kuatkan pula pertahananku, hinga saat dia masuk, diri ini mampu menangkal. tiada ku dilenakan, tiada ku dilemahkan atau pun dimatikan olenya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s